monicarasmona.my.id

Blogger Juga Bisa Galau, Kalian Pernah Mengalaminya?

Blogger juga bisa galau, kalian pernah mengalaminya?

Hai, Playmates, sudah di penghujung November, nih. Semua target aman? Beberapa bulan ini saya rutin mengisi blog empat artikel per bulannya. Sekilas itu tampak sedikit, tetapi dalam perjalanannya saya masih ngos-ngosan untuk mengejar target minimal tersebut.

Manajemen waktu saya masih amburadul. Empat artikel per bulan itu tidak sama dengan satu minggu satu artikel. Biasanya saya berleha-leha di awal bulan, lalu pontang-panting menulis empat artikel di akhir bulan.

Sepertinya, saya harus menguatkan lagi strong why dalam blogging. Apalagi saya dengan beraninya mempunyai dua blog. Blog cadangan pun, blog yang ini, sudah seharusnya mendapat perhatian yang layak. Bukannya hanya ditengok kalau ada butuhnya saja.

Kendala terbesar saya dalam mengelola blog adalah mood yang naik turun. Saya masih belum bisa bersikap profesional. Kalau mood turun, ya, otomatis tidak bisa menulis. Dengan cita-cita menjadi blogger pro seharusnya saya bisa mengesampingkan mood dan tetap produktif menulis.

Di artikel ini, saya akan menuliskan apa saja yang membuat galau sehingga tidak optimal dalam menulis. Harapannya, dengan mengetahui penyebab-penyebab galau tersebut, kelak saya bisa mengatasinya.

Blog Tidak Dapat Diakses

Bagi blogger, blog itu merupakan alat tempur. Kalau alatnya macet, ya, mati gaya. Saya beberapa kali mengalami resah berkepanjangan karena tidak bisa mengakses dalam waktu yang lama.

Biasanya hal itu karena saya penasaran oprek ini-itu. Pastikan sebelum mengubah apa pun, data yang ada di-back up dulu, ya, Playmates. Sebetulnya, kalau penyedia domain/hosting-nya fast respons, hal seperti ini bisa cepat diatasi. Jadi, pastikan kamu memilih penyedia tepercaya.

Selain ulah sendiri, blog bisa juga bermasalah kalau penyedia layanan sedang melakukan maintenance. Biasanya pihak mereka akan memberitahu jika akan ada perbaikan. Waktunya pun relatif singkat, paling beberapa jam. Namun, beberapa jam juga, kalau sedang ada kerjaan, ya, bisa menghambat juga.

Selanjutnya masa propagasi juga bisa mengakibatkan blog tidak bisa diakses. Ini terjadi saat pertama membeli domain. Saat perpanjangan tahun ketiga, masa propagasi blog saya berlangsung berhari-hari. Jadi, sekali lagi pastikan penyedia layanan kalian kompeten, ya.

Performa Blog Tidak Memuaskan

Info job: Dibutuhkan blog, DA  minimal 25. Boleh daftar banyak asal sesuai.

Sebuah pesan masuk ke grup chat salah satu komunitas blog yang saya ikuti. Tidak berselang lama, rekan-rekan blogger daftar job tersebut dengan memanjangkan list. Saya takjub melihat Domain Authority (DA) mereka rata-rata di angka 40.

Melihat itu, saya hanya bisa termenung di pojokan. Dua tahun ngeblog DA saya belum mencapai poin 10. Sedikitnya, hal itu membuat saya rendah diri, padahal saya sudah mengupayakan optimasi blog.

Galau, sih, tetapi saya mencoba berpikiran positif. Saya menilik kembali usaha dalam mengembangkan blog. Ternyata, memang saya belum optimal, masih banyak magernya. Ilmu juga belum seberapa, saya masih harus terus belajar.

Saya pun teringat blog salah satu rekan. Menurut saya isinya berkualitas. Pembahasan di tiap artikelnya lengkap dan runut. Namun, ternyata DA-nya pun tidak tinggi. Ya, kembali lagi DA itu kan rangking menurut Google, jadi ya suka-suka si Mbah saja. Kita cuma berusaha menjadi apa yang ia mau.

Jarang Mendapatkan Job Blog

Kebanyakan blogger mengharapkan mendapatkan penghasilan dari blognya. Kebanyakan, ya, karena ada juga yang memang murni menjadikan blog sebagai aktualisasi dari. Namun, hampir semua blogger mengharapkan blognya bisa menghidupi diri sendiri. Secara tiap tahun harus membayar perpanjangan domain, apalagi yang memakai Wordpress harus perpanjang hosting juga.

Meskipun katanya blog sudah tidak "seseksi" dulu, tetapi masih banyak pihak yang memanfaatkan keberadaannya. Oleh karena itu, job blog masih banyak. Tinggal kitanya saja sudah masuk kualifikasi atau belum.

Terkadang blogger menjadi rendah diri saat mengetahui blogger lain sering mendapat job, apalagi job-nya berbarengan. Lihat yang ini dapat tawaran endorse skincare yang baru launching, tengok yang itu juga dapat produk yang sama. Kok aku nggak?

Tidak bisa dimungkiri hal itu bisa menjadikan diri kita minder. Kalau sudah seperti ini segera istighfar, ya, Playmates. Cepat-cepat cek kembali apa niat awal kita ngeblog. Jangan sampai karena materi, kita menjadi goyah.

Related Posts

Post a Comment